Bengkulu

Sejarah Perintisan

Pembentukan wadah pembinaan mahasiswa Kristen di Bengkulu (PMK Kota Bengkulu) dilakukan berdasarkan sharing seorang alumni yang bekerja di kota ini. Dari sharing tersebut, banyak dibukakan mengenai visi pelayanan mahasiswa yang harus diwujudkan di kota ini. Namun jauh sebelum terbentuknya PMK Bengkulu, kerinduan untuk membentuk wadah ini sebagai sarana pembinaan mahasiswa  sudah ada. Hal ini berdasarkan pada kondisi di mana tidak ada pembinaan khusus bagi mahasiswa di kampus-kampus di Bengkulu sampai saat ini. Banyak juga mahasiswa yang pada akhirnya tidak dapat dibina karena tidak ada SDM yang memadai untuk membina apalagi untuk masuk dalam Kelompok Kecil (KK). Sehingga, PMK Kampus (Universitas Bengkulu) hanya menjadi tempat untuk melakukan kegiatan rutin.

Kemudian dilakukanlah perintisan PMK Kota yang dimulai pada tahun 2000 oleh Ir. Mai Kok Ciang (Akiang), alumni  dari salah satu universitas di Jakarta dan Lina  Silitonga, alumni dari Universitas Jambi. Awalnya hanya 3 orang yang terlibat dalam KK. Memang mahasiswa Kristen di kota ini masih sangat sulit diajak ikut KK, meskipun berbagai bentuk pendekatan sudah diupayakan. Memasuki pertengahan tahun 2000 muncul dua orang alumni dari luar Bengkulu yaitu Mekar Pangaribuan, alumni dari Palembang dan Purwanto, alumni dari USU Medan. Keduanya datang ke Bangkulu karena bekerja di kota ini.

Perkembangan dari perintisan PMK Kota ini mulai dirasakan setelah usai Kamp Nasional Mahasiswa tahun 2000 (KNM2000) yang diikuti oleh Sondang, Ida, Mekar, dan Lina. Dari KNM tersebut, semangat untuk melayani kota ini terus berkobar. Banyak rintangan yang dihadapi dan sempat membuat mereka ingin mundur dari pelayanan. Namun semangat itu terus bertahan dalam kondisi yang cukup sulit. Itu bukan karena hasil kerja keras dari kami semua, tetapi semata-mata karena anugerah-Nya  yang membuat perintisan PMK Kota ini kembali berjalan.

Pada awal tahun 2001, kuantitas anggota KK bertambah menjadi 13 orang. Penambahan  tersebut sangat terasa ketika diadakan Retret Pembinaan dan follow-up untuk KK pada tanggal 3-4 Maret 2001. Untuk mempertahankan visi pelayanan, berbagai kegiatan rutin seperti Persekutuan Besar, Persekutuan Doa, KK, dan kegiatan-kegiatan non-rutin lainnya tetap dilakukan, seperti Kebersamaan KK (23 Oktober 2000), Perayaan Natal (7 Desember 2000), Retret Pembinaan  (3-4 Maret 2001), dan Perayaan Paskah (8 April 2001). Kiranya pelayanan di kota ini boleh terus berkembang dan diberkati Tuhan.